Undangan Inkarnasi

Renungan Adven, 20 Desember 2022.

Kumpulan Renungan Adven 2022.

Kumpulan Renungan Adven 2022.

Christianity Today December 20, 2022
Stephen Crotts

Minggu 4: Imanuel


Saat kita berjalan menyelami peristiwa-peristiwa seputar Kelahiran Yesus, kita merenungkan Inkarnasi. Yesus—Allah yang Perkasa, Raja Damai, Terang Dunia—menjadi manusia dan tinggal di antara kita. Seperti yang dinubuatkan Yesaya, Ia berarti ”Allah beserta kita.” Yesus adalah Imanuel.

Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana. LUKAS 1:45

Beberapa interupsi dalam hidup sama mengganggunya ketika melakukan perjalanan, terutama dengan kelelahan dan mual di pagi hari yang sering menyertai awal kehamilan. Perjalanan Maria dari Nazaret ke pegunungan di Yehuda tidaklah mudah maupun aman. Namun, dikuatkan oleh imannya, sambil tetap membutuhkan dukungan, Maria tetap melakukan perjalanan itu meski dalam keadaan hamil, miskin, dan mungkin juga bingung. Mengapa membuat pilihan untuk tetap pergi?

Gabriel telah memberi tahu Maria bahwa kerabatnya, Elisabet, juga menantikan lahirnya seorang anak—suatu mukjizat bagi seorang wanita yang telah lanjut usia. Menyadari bahwa Elisabet adalah satu-satunya orang di bumi yang mungkin mengerti apa yang sedang dialaminya, Maria pun mendatangi dia. Dan sewaktu Maria tiba, Elisabet memberikan penegasan tepat seperti yang dibutuhkan Maria: “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan, dan diberkatilah buah rahimmu!” Elisabet memuji Maria atas tanggapan imannya. Dengan kata-kata itu, saya membayangkan ketakutan Maria terkait dengan kehamilannya yang tak terduga beserta konsekuensi yang tak diketahui bagi hidupnya, memudar, dan berubah menjadi iman yang lebih besar.

Dorongan Elisabet mengingatkan Maria bahwa interupsi Tuhan atas rencananya juga merupakan sebuah undangan—tidak hanya untuk mengandung dan melahirkan Imanuel, “Tuhan beserta kita,” tetapi juga untuk menjadi bagian komunitas yang lebih dalam, “kita bersama kita.” Diteguhkan oleh ucapan Elisabet, Maria merespons dengan nyanyian pujian. Lalu ia merefleksikan undangan ini ke dalam pemahaman yang saling bergantung satu sama lain dalam kata-kata penutup dari nyanyian pujiannya: “Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya.” Dalam kegembiraannya, Maria merenungkan bagaimana Tuhan yang sama yang “berbicara kepada nenek moyang kita” pada zaman Abraham dahulu, sekarang telah berbicara kepadanya dan kepada Elisabet.

Maria percaya kepada “Tuhan beserta kita,” dan dia mengiyakan sewaktu Gabriel menampakkan diri kepadanya. Namun imannya masih tetap memerlukan pemeliharaan. Inkarnasi berarti interupsi besar dalam hidup Maria; hal itu memang indah, ya, namun juga berat. Sesuatu sedang terjadi padanya, yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah dunia, dan dia membutuhkan dukungan dan pertolongan untuk menerima dan mempersiapkannya.

Untuk diberi tahu tentang terjemahan baru dalam Bahasa Indonesia, ikuti kami melalui email, Facebook, Twitter, atau Telegram.

Jadi dia berpaling kepada Elisabet yang setia. Kita hanya bisa membayangkan bagaimana Maria dikuatkan saat mendengar ucapan berkat dari Elisabet. Bahkan menurut saya, kita tidak akan memiliki nyanyian pujian Maria tanpa kata-kata penguatan dari Elisabet.

Itulah kekuatan dari saling bergantung, oleh iman dalam komunitas. Dalam masyarakat kita yang individualistis, membuka diri untuk diberkati oleh orang lain seringkali sulit untuk dilakukan. Kita dikondisikan untuk mempertimbangkan kemungkinan bahaya yang merusak lebih dari potensi komunitas yang menolong. Akan tetapi kenyataannya adalah, seperti Maria, kita semua membutuhkan dorongan seperti yang diberikan Elisabet. Inkarnasi adalah interupsi dan undangan untuk mengenal “Tuhan beserta kita” dan juga untuk merangkul “kita bersama kita.”

Rasool Berry melayani sebagai pendeta pengajar di The Bridge Church di Brooklyn, New York. Dia juga pembawa acara siniar Where Ya From?.

Renungkan Lukas 1:39–56.


Kebenaran apa yang Anda lihat dalam perikop ini tentang Yesus—Tuhan beserta kita? Bagaimana kata-kata Elisabet dan perannya dalam kehidupan Maria juga berbicara kepada Anda tentang sifat iman “kita bersama kita”?

Diterjemahkan oleh Catharina Pujianto.

Our Latest

Ketika Identitas menjadi Pemberhalaan

Justin Giboney

Teologi-teologi yang memanjakan dan mengutamakan identitas kelompok tertentu bukanlah teologi yang benar. Teologi-teologi semacam itu menggeser Kristus dan merendahkan sesama kita.

 

Kelalaian Besar dalam Menjalankan Amanat Agung

Dengan jadwal yang padat, kelompok kecil yang penuh obrolan, dan saat teduh yang dipersonalisasi, kita telah mengabaikan kedisiplinan dalam mempelajari Alkitab.

Keteguhan Hati Kristus

Darrell L. Bock

Hal yang dapat kita pelajari dari penangkapan dan pengadilan Yesus tentang menghadapi penolakan.

Hamba yang Menderita Hanya Dapat Dipahami dalam Konteks Tritunggal

Doktrin Kristen yang historis dapat menolong kita untuk melihat kebaikan Allah dalam peristiwa Jumat Agung

Minyak Narwastu Maria Menuntun Kita kepada Salib

John D. Witvliet

Tindakannya yang luar biasa itu menjadi teladan pengabdian yang sepenuh hati.

News

Wafat: Chuck Norris, Ikon Maskulinitas Amerika yang Kembali kepada Iman

Cody Benjamin

Bintang film laga ini melambangkan citra pertarungan yang jelas antara pihak yang baik dan jahat.

Kehancuran Tidak Memiliki Kata Terakhir

Cory Wilson

Kebangkitan adalah pernyataan bahwa kematian tidak dapat menahan Yesus karena memang kematian tidak mampu menahan-Nya.

Laetare!

Jonathan Pennington

Tema menemukan sukacita sekalipun di tengah dukacita berada di inti dari visi Kristen tentang kehidupan.

addApple PodcastsDown ArrowDown ArrowDown Arrowarrow_left_altLeft ArrowLeft ArrowRight ArrowRight ArrowRight Arrowarrow_up_altUp ArrowUp ArrowAvailable at Amazoncaret-downCloseCloseellipseEmailEmailExpandExpandExternalExternalFacebookfacebook-squarefolderGiftGiftGooglegoogleGoogle KeephamburgerInstagraminstagram-squareLinkLinklinkedin-squareListenListenListenChristianity TodayCT Creative Studio Logologo_orgMegaphoneMenuMenupausePinterestPlayPlayPocketPodcastprintremoveRSSRSSSaveSavesaveSearchSearchsearchSpotifyStitcherTelegramTable of ContentsTable of Contentstwitter-squareWhatsAppXYouTubeYouTube